Berbagi Inspirasi, Mencerahkan Peradaban

Mengenal Asri Yuniar, Wanita Berhijab yang Jadi Vokalis Band Hardcore

Apa yang tebersit di benak Anda saat mendengar musik bergenre hardcore? Ya, musik yang identik dengan lagu-lagu berirama keras, permainan distorsi gitar yang tinggi, suara teriakan yang memekakkan telinga, lengkap dengan gaya andalan para personilnya yang terkesan urakan dan bersikap semaunya. Penggemar musik ini pun biasanya datang dari kaum pria. Namun ternyata, ada pula wanita yang turut menggemarinya, salah satunya adalah Asri Yuniar.

Suka Sejak Masa Sekolah

Wanita asal Bandung ini memang sudah menaruh kecintaan besar terhadap dunia musik ‘bawah tanah’ tersebut sejak tahun 1997 silam. Ia mengaku merasa bosan dengan musik pop dan penyanyi boy band berwajah tampan dan lagu-lagu bertemakan percintaan. Asri pun tak tinggal diam hingga akhirnya ia mencari alternatif musik lain.

Perkenalannya dengan musik hardcore ini diawali sejak ia duduk di bangku SMP. “Dulu saya pernah menonton acara musik underground di GOR Saparua Bandung. Saya langsung merasa ini musik seperti inilah yang saya sukai dan saya sangat menikmatinya,” tutur Asri pada Wolipop saat diwawancara via e-mail beberapa waktu lalu.

Saking senangnya dengan dunia musik hardcore, memasuki masa remaja, wanita yang akrab disapa Achie ini sempat membentuk sebuah band bersama dua orang rekannya. Bandbernama Dining Out ini mendapatkan banyak respon positif dari kalangan muda kota Bandung, bahkan ia pun mendapat banyak undangan untuk tampil pada pentas seni SMA.

Sayangnya, karena kesibukan masing-masing, band tersebut sempat vakum hingga akhirnya memilih untuk bubar. Seolah tak mengenal kata bosan, di tahun 2003 ia membentuk bandbaru bernama Gugat. Saat itu belum banyak band-band beraliran keras yang muncul. Namun menurut Achie, perkembangan musik hardcore sangat pesat. Animo masyarakat yang menonton acara musik keras di Bandung bisa mencapai 40 ribu orang.

Prestasi Hingga Mancanegara

Gugat Band

Wanita yang mengenakan hijab sejak tahun 2000 itu pun semakin menunjukkan keseriusannya dengan band Gugat. Setelah berhasil merilis album pertamanya, permintaan untuk tampil banyak berdatangan, bahkan ia pernah diminta mengisi acara hingga ke stasiun-stasiun TV swasta. Saat itu pula, eksistensinya bersama band Gugat semakin santer terdengar. Hal inilah yang mengantar Gugat berhasil mendapatkan prestasi berharga.

“Salah satu prestasi yang paling saya ingat sampai saat ini, lagu kami pernah terpilih sebagai album kompilasi di Metal Hammer, itu majalah musik metal terkenal di Inggris. Yang memilih langsung Max Cavalera, vokalisnya band Sepultura,” ungkap Achie dengan bangga.

Seperti band metal pada umumnya, setiap lagu dinyanyikan dengan suara dan teriakan yang cukup memekakkan telinga. Namun ternyata, itu adalah salah satu ciri khasnya. Wanita kelahiran 19 Januari 1982 itu mengaku ia tidak mempunyai trik khusus untuk ‘berteriak’ dengan suara yang lantang seperti itu
Ia hanya rajin berolahraga karena olah napas sangat dibutuhkan pada teknik vokal scream. Sedangkan untuk menjaga kejernihan kualitas suaranya, ia hanya rajin meminum air putih.

Meski sudah lebih dari 10 tahun menjalani karier di bidang musik, ternyata masih ada duka yang menyelimuti wanita lulusan pendidikan anak usia dini (PAUD) Universitas Pendidikan Indonesia Bandung ini. Rupanya, ia masih sering harus dihadapkan pada perizinan yang menyulitkannya untuk tampil di atas panggung.

“Banyak yang bilang kalau band kita itu ‘berisik’ dan fansnya anarkis, jadi suka susah dapat izin manggung. Bahkan waktu itu juga ada beberapa event yang dibatalkan tiba-tiba,” akunya lagi.

Walau demikian, Achie dan rekan-rekannya tak lantas berdiam diri. Ia tetap bersemangat untuk menyalurkan hobi dan kegemarannya. Bahkan Gugat pun berencana akan menyiapkan album kedua yang sedang dalam proses penggarapan.

rahmatridham

Rahmat Ridha Mustakim, Grow up with buginese and makassarese culture within. Born in Makassar City, South Sulawesi. Youthfull in Bandung, West Java. A particulary boy with a huge ambition to through dream and improve the world using innovation Technologies approach with Learning, Giving, and Sharing



Tentang Kami

suryakata.id adalah platform pemberitaan kabar baik dari berbagai pelosok wilayah Ibu Pertiwi. Bertujuan untuk menyalurkan semangat baik, untuk terwujudnya paradaban masyarakat yang cerah dan menggembirakan



Ikuti Kami




Berlangganan

[contact-form-7 id=”2056″ title=”Newsletter form”]