KepemudaanMahasiswaPelajar

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah gandeng MICTA Selenggarakan Forum Agriteknologi

Digital creative thinking forum di Universitas Muhammadiyah Bandung, Kota Bandung (18/03/2019

Suryakata.id–Hari Ahad (18/3) telah terlaksana agenda talkshow “Digital Creative Thinking Forum” yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian Media dan Teknologi Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang menggandeng Muhammadiyah ICT Professional Association (MICTA).

Kegiatan ini dihadiri sekitar 80 orang anak muda milenial dari Angkatan Muda Muhammadiyah se-Jawa Barat. Acara ini digelar di aula Universitas Muhammadiyah Bandung.

Dalam sambutannya, Ahmad H Machsuni selaku Koordinator dan Founder MICTA menjelaskan pentingnya dibentuk komunitas profesional ICT Muhammadiyah untuk saling sharing dan updates knowledge ICT.

“Komunitas MICTA ini dibentuk tahun lalu saat milad ke-54 oleh Forum Alumni IMM Telkom University sebagai wadah untuk mengikat keluarga besar Muhammadiyah yang berkecimpung di dunia profesional ICT”, jelas Machsuni.

Topik kali ini membahas tema “Agrikultur 4.0 dan Pentingnya Ketahanan Pangan”. Konsep acara talkshow interaktif dipandu moderator Rahmat Ridha Mustakim (Direktur LPMT DPP IMM).

“Kegiatan Digital Creative Thinking Forum ini cukup menarik, karena mengupas masalah-masalah disekitar kita langsung dari sumbernya dan melakukan dialog mencari solusi teknologinya langsung dari sumbernya juga. Saya berharap dapat dilakukan secara konsisten”, ungkap Rahmat.

Pemateri talkshow ini Febrian Imanda dari startup Tanijoy yang membantu petani memperoleh kemudahan akses modal dan pasar. Kemudian dua pemateri lainnya Rifki Fauzi, seorang aktivis petani di Kertasari Bandung, dan Ardi Fajar Gunawan sebagai perwakilan profesional ICT yang berpengalaman dibidang Infrasruktur Cloud, sekaligus sebagai Co-founder MICTA.

“Kami membangun ekosistem pertanian dimana kelompok tani bisa lebih independen, kolaboratif, dan saling terhubung melalui teknologi.
Tanijoy hadir memberikan solusi kepada petani dengan sistem yang mudah, adil dan transparan
ditanam”, ungkap Febrian dari Tanijoy.

Related posts
MahasiswaOpiniPelajar

Menjadi Peka Sosial dengan Aktif Berorganisasi

MahasiswaPelajar

Peduli Anak Jalanan Bersama KPAJ Makassar

MahasiswaWanita

Mengenal Sosok Professor Perempuan Pertama di Indonesia

KemasyarakatanKepemudaanWanita

Ada apa tanggal 1 Mei? Siapa itu buruh?