Berbagi Inspirasi, Mencerahkan Peradaban

Bripka Junaidin, Polisi Yang Bangun Pesantren Dengan Gajinya

Memang masih banyak masyarakat yang tak bersimpati dengan aparat kepolisian. Penyebabnya pun beragam, tergantung masing-masing individu yang memiliki pengalaman atau mendengar cerita tak menyenangkan soal polisi. Tapi seharusnya itu tak menjadi penilaian bagi semua sosok aparat kepolisian yang ada di negeri ini. Buktinya masih banyak polisi yang bersih dan benar-benar menjaga niatnya untuk mengabdi kepada negara.

Salah satunya sebut saja Bripka Junaidin. Seorang anggota kepolisian Polres Bima Kota yang bertugas di Polsek Rasa Nae Barat. Di balik kesibukannya sebagai seorang aparat negara, Junaidin memiliki kebiasaan mulia, yaitu menyisihkan waktu dan gajinya untuk mendirikan serta mengajar sebuah pesantren bernama Al Fathul Ulum yang terletak di Dusun Nggela Kelurahan Jati Wangi, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pak Junaidin dan pesantren miliknya

 

Kabar ini baru banyak diketahui setelah ada Postingan pada akun facebook bernama Gufran Orez yang menyita perhatian jagat maya. Empat foto yang diunggah menceritakan seorang polisi berpangkat Bripka yang membangun ponpes menggunakan dana pribadi dari gajinya sebagai polisi. Pensantren Al Fatur Alim pada proses pembangunannya juga Junaidin tidak menggunakan jasa tukang, semua dilakukanya sendiri dengan dibantu oleh warga sekitar. Bahkan mengangkut bahan baku seperti pasir, batu dan seluruh bangunan dilakukan sendiri.

Bripka Junaidin, Anggota Polisi di Polsek RasanaE Barat, Kota Bima memang berhati mulia karena hanya dengan dana pribadinya dia membangun sebuah pondok pesantren di tempatnya bertugas.Seketika, postingan Gufran Orez mengundang banyak komentar. Hingga pukul 15.00 Wita sejak foto diunggah, sekitar 100 orang yang mengomentari. Saking hebohnya, unggahan itu telah dibagikan 519 kali dan disukai lebih dari 425 orang.

Komentar berisi pujian dan kekaguman mengalir untuk Bripka Junaidin. Kebanyakan komentar itu menyemangati Junaidin yang bertugas di Polsek rasanaE Barat, Kota Bima. ”Subhanallah…di jaman skrng ini, bs di hitung dgn jari profil (polisi) sprt bpk junaidin ini, maju terus dan semoga berkah ta,” tulis pemilik akun Ade Syuhada. Postingan Gufran Orez ini rupanya di komentari pula Wakil Ketua DPD RI Farouk Muhammad. Dalam komentarnya, mengaku bangga punya junior seperti Junaidin. ”sy bangga punya yunior sprt dik Junaidin. Insya Allah pd suatu kunjungan kerja reses sy usaha meluangkan waktu bertandang di pesntren tsb,” tulis Farouk dalam akun facebooknya bernama Farouk Muhammad, kemarin.

rahmatridham

Rahmat Ridha Mustakim, Grow up with buginese and makassarese culture within. Born in Makassar City, South Sulawesi. Youthfull in Bandung, West Java. A particulary boy with a huge ambition to through dream and improve the world using innovation Technologies approach with Learning, Giving, and Sharing



Fatal error: Allowed memory size of 134217728 bytes exhausted (tried to allocate 24576 bytes) in /var/www/vhosts/suryakata.id/httpdocs/wp-includes/wp-db.php on line 1889