KemasyarakatanKepemudaanWanita

Ada apa tanggal 1 Mei? Siapa itu buruh?

Suryakata.id – Arti buruh sendiri menurut KBBI adalah orang yang bekerja untuk orang lain dengan mendapat upah. Pada dasarnya, buruh, Pekerja, Tenaga Kerja maupun karyawan adalah sama. Dalam hal ini terutama merujuk pada Undang-undang Ketenagakerjaan, yang berlaku umum untuk seluruh pekerja maupun pengusaha di Indonesia. Buruh dibagi atas 2 klasifikasi besar yakni Buruh profesional atau biasa disebut buruh kerah putih, menggunakan tenaga otak dalam bekerja dan Buruh kasar atau biasa disebut buruh kerah biru, menggunakan tenaga otot dalam bekerja. akan tetapi pada intinya sebenarnya mempunyai arti satu yaitu Pekerja.

Hari Buruh Internasional tak lepas dari deretan perjuangan para buruh atau kelas pekerja pada masa revolusi industri, dimana pada saat itu mereka dipaksa untuk bekerja hingga mencapai 16 jam sehari. Bahkan di beberapa tempat, para buruh dipaksa untuk bekerja hingga 20 jam sehari seperti yang pernah terjadi pada pekerja di perusahaan pembuat sepatu Cordwainers, Amerika Serikat pada tahun 1806.

Dimulai pada tanggal 1 Mei 1886, terjadi demonstrasi secara besar-besaran yang dilakukan oleh serikat pekerja di Amerika Serikat. Mereka menuntut hak mereka kepada pemerintah untuk memberlakukan jam kerja bagi para buruh 8 jam sehari dan menaikkan upah para pekerja. Tuntutan itu dilakukan oleh lebih dari 100.000 orang buruh dan mereka melakukan mogok kerja secara massal.

Para demonstran melakukan kegiatan ini selama beberapa hari dan pada malam hari tanggal 4 Mei, sejumlah aktivis demonstran melakukan orasi secara bergantian seperti biasa di alun-alun Haymarket, Chicago. Namun suasana malah ricuh ketika ratusan demonstran yang tetap tinggal diminta untuk bubar oleh para petugas keamanan.

Para demonstran menjelaskan bahwa mereka ingin mengutarakan aspirasi mereka secara damai, tapi tak lama kemudian terdengar letusan bom yang membuat 67 petugas keamanan terluka akibat serangan itu. 7 orang polisi diketahui tewas di tempat dan para petugas keamanan lainnya mulai menembaki para demonstran sehingga setidaknya 200 orang mengalami luka dan beberapa orang demonstran tewas.

Kerusuhan tersebut hingga kini dikenal dengan nama Insiden Haymarket. Sejak saat itulah, Konferensi Internasional Sosialis pada tahun 1889 menetapkan aksi demonstrasi pada tanggal 1 Mei 1886 yang terjadi di Amerika Serikat dan Kanada itu menjadi sebuah momen dimana para buruh mengaspirasikan tuntuntan mereka dan ditetapkan sebagai Hari Buruh Internasional.

Peringatan 1 Mei di Indonesia

Peringatan Hari Buruh di Amerika Serikat & Kanada ternyata berpengaruh ke seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Sejak tahun 1920, Indonesia pun turut serta memperingati tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional.

Tapi sayangnya, sejak masa Order Baru Berjaya, tanggal 1 Mei tidak diperingati sebagai hari libur nasional karena dinilai sebagai gerakan yang pro komunis. Hal ini terjadi semenjak adanya isu tentang Gerakan G30SPKI pada tahun 1965. Sebagai gantinya, pemerintah kemudian menetapkan 20 Februari sebagai Hari Pekerja Nasional, merujuk pada hari lahir organisasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) pada 20 Februari 1973.

Sejak tumbangnya masa Orde Baru, peringatan Hari Buruh pada tanggal 1 Mei mulai marak kembali, namun belum dicanangkan untuk menjadi hari libur nasional. Hingga akhirnya pada tahun 2013, pemerintah membuat keputusan untuk menjadi tanggal 1 Mei sebagai hari libur nasional untuk memperingati perjuangan para buruh.

Related posts
KemasyarakatanLipsus Kolaborasi

Membumikan Risalah Pencerahan, AMM Kabupaten Bandung gelar Spirit Of Ramadhan

MahasiswaWanita

Mengenal Sosok Professor Perempuan Pertama di Indonesia

KemasyarakatanWanita

Mengenang Marsinah, Pahlawan Buruh Era Orde Baru

KemasyarakatanKepemudaan

Belajar dari Bill Gates, Jadi Buruh untuk Dirikan Microsoft